Jumat 1 Oktober 2021 Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang, Drs.Zein Ahsan, M.H. beserta Hakim Tinggi dan aparatur PTA Padang mengikuti upacara hari kesaktian Pancasila secara daring. Upacara dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dari Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Presiden Jokowi selaku inspektur upacara mengawali upacara dengan mengheningkan cipta untuk mengenang pahlawan revolusi yang telah gugur pada peristiwa G30S/PKI. Seperti diketahui peringatan ini tidak luput dari peristiwa kelam pemberontakan PKI, terutama peristiwa yang dikenal dengan Gerakan 30 September 1965 oleh Partai Komunis Indonesia yang menewaskan 9 Pahlawan Revolusi dan seorang puteri kecil dari Jenderal A.H.Nasution, Ade Irma Nasution.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila oleh Ketua DPD RI, Bapak La Nyalla Mattaliti dan Bapak Bambang Soesatyo selaku ketua MPR memimpin pembacaan pembukaan UUD 1945. Setelahnya di lakukan penandatanganan dan pembacaan ikrar oleh Ketua DPR Puan Maharani dengan isi sebagai berikut :
“Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya bahwa sejak diproklamasikan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan. Baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara. Bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan, menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

Dengan Tema Peringatan "Indonesia Tangguh Berlandaskan Pancasila" diharapkan untuk setiap masyarakat agar dapat menghadirkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara agar dapat menangkal ideologi yang berlawanan dengan falsafah bangsa. Turut hadir secara virtual kepala daerah/ketua lembaga lembaga pemerintahan termasuk keluarga korban pahlawan revolusi.

 

Pta padang

 

 

Tinggalkan Komentar

 

 

 

Berita MARI

Berita Badilag

Fokus Badilag

Statistik Pengunjung

1 3 2 1 4
Hari Ini
Kemarin
Bulan Ini
Bulan Kemarin
Total
366
563
13214
0
13214
IP Anda : 18.204.2.231
2021-10-23 19:15