Kamis, 2 Juli 2026

Berita PTA Padang

  • Bukittinggi - 7 Agustus 2026 Pengadilan Tinggi Agama Padang melaksanakan kegiatan pembinaan, pemantauan layanan peradilan, dan pendampingan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada Pengadilan Agama Bukittinggi selama dua hari, Kamis–Jumat (6–7 Agustus 2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan reformasi birokrasi, peningkatan kualitas tata kelola peradilan, serta penguatan integritas aparatur di lingkungan Pengadilan Agama se-Sumatera Barat. Pelaksanaan kegiatan tersebut didasarkan pada Surat Tugas Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang Nomor 2211/KPTA.W3-A/KP3.4.2/VIII/2026 tanggal 4 Agustus 2026, yang menugaskan tim pembinaan untuk melakukan kunjungan kerja, pembinaan, pemantauan layanan peradilan, serta pendampingan pembangunan Zona Integritas pada Pengadilan Agama Batusangkar dan Pengadilan Agama Bukittinggi. Kegiatan pembinaan dan pendampingan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas terbitnya Pengumuman Kepala Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 3901/BP/PW.1.1.1/VII/2026 tentang Hasil Seleksi Administrasi Evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Secara Mandiri Tahun 2026. Pengumuman tersebut menjadi momentum penting bagi satuan kerja yang mengikuti proses pembangunan Zona Integritas menuju WBK untuk memperkuat implementasi reformasi birokrasi secara menyeluruh, memastikan seluruh area perubahan berjalan efektif, serta mewujudkan budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik. Tim pembinaan dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang, Dr. Chazim Maksalina, M.H., didampingi Sekretaris PTA Padang Dr. Mukti Ali, S.Ag., M.H., Kepala Bagian Umum dan Keuangan Ismail, S.H.I., M.A., C.Md., Arya Jaya Shentika, S.H., dan Feri Hidayat. Selama pelaksanaan pembinaan, tim melakukan pendampingan terhadap implementasi pembangunan Zona Integritas pada enam area perubahan, meliputi manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Selain itu, dilakukan pula pemantauan terhadap penyelenggaraan layanan peradilan, efektivitas sistem pengawasan, kualitas pengelolaan administrasi, serta pelaksanaan berbagai inovasi yang telah dikembangkan oleh Pengadilan Agama Bukittinggi. Pendampingan difokuskan untuk memastikan bahwa seluruh dokumen, kebijakan, inovasi, standar operasional prosedur, serta mekanisme kerja yang telah disusun benar-benar terimplementasi secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Tim pembinaan menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas harus tercermin dalam perubahan pola kerja, peningkatan integritas aparatur, efektivitas pengawasan, akuntabilitas kinerja, dan kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat pencari keadilan. Dengan demikian, pembinaan diarahkan pada penguatan implementasi yang substantif, bukan semata-mata pada pemenuhan administrasi atau kelengkapan dokumen. Ketua PTA Padang menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas menuju WBK harus dipahami sebagai proses perubahan yang menyeluruh dalam tata kelola kelembagaan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak hanya diukur dari tersusunnya berbagai dokumen pendukung, tetapi dari sejauh mana nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan pelayanan prima benar-benar diterapkan dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi peradilan. Pada sesi penutupan pembinaan, Ketua PTA Padang menyampaikan bahwa Pengadilan Tinggi Agama Padang merupakan perpanjangan tangan Mahkamah Agung Republik Indonesia dan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama. Oleh karena itu, setiap pembinaan dan pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari tanggung jawab kelembagaan untuk memastikan kebijakan Mahkamah Agung terlaksana secara efektif di seluruh satuan kerja. Beliau menegaskan bahwa dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur peradilan, terdapat tiga prinsip utama yang harus menjadi landasan, yaitu bekerja berdasarkan ilmu, bekerja dengan iman, dan bekerja dengan etika. Menurutnya, ketiga prinsip tersebut merupakan fondasi utama dalam membangun integritas, profesionalisme, dan kualitas pelayanan peradilan. “Ketika kita bekerja berdasarkan ilmu, kita memiliki kompetensi; ketika bekerja dengan iman, kita memiliki kejujuran dan tanggung jawab; dan ketika bekerja dengan etika, kita menjaga kehormatan pribadi sekaligus martabat lembaga. Apabila ketiga prinsip ini dijalankan secara konsisten, maka pelaksanaan tugas akan berjalan dengan baik, aman, dan penuh integritas,” tegas Ketua PTA Padang. Beliau juga mengajak seluruh aparatur Pengadilan Agama Bukittinggi untuk menjadikan pembangunan Zona Integritas menuju WBK sebagai gerakan perubahan yang nyata, bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan sebagai komitmen bersama dalam mewujudkan peradilan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan. Kegiatan pembinaan dan pendampingan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen Pengadilan Agama Bukittinggi dalam mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), meningkatkan kualitas pelayanan peradilan, memperkuat sistem pengawasan, serta membangun budaya kerja yang berintegritas dan profesional. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Pengadilan Tinggi Agama Padang menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi satuan kerja di wilayah hukumnya dalam mewujudkan peradilan yang agung, bersih, transparan, akuntabel, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
  • Batusangkar, 6 Agustus 2026 - Pengadilan Tinggi Agama Padang melaksanakan kegiatan pembinaan, pemantauan layanan peradilan, dan pendampingan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada Pengadilan Agama Batusangkar selama dua hari, Rabu–Kamis (5–6 Agustus 2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan tata kelola peradilan dan komitmen peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan peradilan agama. Pelaksanaan pembinaan tersebut didasarkan pada Surat Tugas Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang Nomor 2211/KPTA.W3-A/KP3.4.2/VIII/2026 tanggal 4 Agustus 2026, yang menugaskan tim pembinaan untuk melakukan kunjungan kerja, pembinaan, pemantauan layanan peradilan, serta pendampingan pembangunan Zona Integritas di Pengadilan Agama Batusangkar dan Pengadilan Agama Bukittinggi. Kegiatan ini dilaksanakan seiring dengan terbitnya Pengumuman Kepala Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 3900/BP/PW.1.1.1/VII/2026 tentang Hasil Sanggah Mahkamah Agung Republik Indonesia atas Hasil Seleksi Administrasi Usulan Unit Kerja Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026 oleh Tim Penilai Nasional (TPN). Pengumuman tersebut menjadi momentum penting bagi satuan kerja untuk memperkuat kualitas pembangunan Zona Integritas, melakukan penyempurnaan eviden, serta memastikan implementasi reformasi birokrasi berjalan secara substantif. Tim pembinaan dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang, Dr. Chazim Maksalina, M.H., didampingi Sekretaris PTA Padang Dr. Mukti Ali, S.Ag., M.H., Kepala Bagian Umum dan Keuangan Ismail, S.H.I., M.A., C.Md., Arya Jaya Shentika, S.H., dan Feri Hidayat. Selama pelaksanaan pembinaan, tim melakukan evaluasi terhadap implementasi pembangunan Zona Integritas pada seluruh area perubahan, kualitas layanan peradilan, penguatan pengawasan, akuntabilitas kinerja, serta kesiapan satuan kerja dalam memenuhi standar penilaian WBBM. Pendampingan dilakukan secara langsung melalui penelaahan dokumen, observasi layanan, diskusi teknis, dan pemberian rekomendasi perbaikan. Ketua PTA Padang menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas menuju WBBM tidak hanya berorientasi pada pemenuhan dokumen administrasi, tetapi yang lebih penting adalah perubahan budaya kerja, peningkatan integritas aparatur, dan kualitas pelayanan yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat pencari keadilan. Dalam sesi penutupan pembinaan, Ketua PTA Padang menyampaikan bahwa Pengadilan Tinggi Agama Padang merupakan perpanjangan tangan Mahkamah Agung Republik Indonesia dan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama. Oleh karena itu, setiap pembinaan yang dilakukan merupakan bagian dari upaya memastikan kebijakan Mahkamah Agung terlaksana secara efektif di seluruh satuan kerja. Beliau menekankan tiga prinsip utama yang harus menjadi pedoman setiap aparatur peradilan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, yaitu: 1. Bekerja berdasarkan ilmu;2. Bekerja dengan iman;3. Bekerja dengan etika. Menurut beliau, apabila ketiga prinsip tersebut dilaksanakan secara konsisten dalam setiap pelaksanaan tugas, maka aparatur peradilan akan mampu menjalankan amanah dengan baik, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan yang profesional, bersih, dan berkeadilan. “Ketika kita bekerja berdasarkan ilmu, kita memiliki kompetensi; ketika bekerja dengan iman, kita memiliki kejujuran; dan ketika bekerja dengan etika, kita menjaga martabat lembaga. Jika ketiga prinsip ini kita pegang, maka insya Allah pelaksanaan tugas akan berjalan dengan aman dan benar,” ujar Ketua PTA Padang. Kegiatan pembinaan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat komitmen Pengadilan Agama Batusangkar menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan peradilan, tata kelola kelembagaan, dan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan agama. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Pengadilan Tinggi Agama Padang menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi satuan kerja di wilayah hukumnya dalam mewujudkan peradilan yang agung, berintegritas, dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
  • Padang, 4 Agustus 2026 - Pengadilan Tinggi Agama Padang melaksanakan Pengawasan Daerah Triwulan III Tahun 2026 yang pada hari ini diikuti oleh Pengadilan Agama Padang, Pengadilan Agama Pariaman, Pengadilan Agama Payakumbuh, dan Pengadilan Agama Sawahlunto bersama Tim Pengawas Pengadilan Tinggi Agama Padang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan, pengawasan, serta evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi peradilan guna memastikan penyelenggaraan peradilan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, berintegritas, akuntabel, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pelaksanaan Pengawasan Daerah Triwulan III Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama Agustus hingga September 2026, sebagai bentuk komitmen Pengadilan Tinggi Agama Padang dalam mewujudkan peningkatan kualitas kinerja dan pelayanan pada satuan kerja di wilayah hukumnya. Semoga melalui kegiatan ini dapat tercipta perbaikan yang berkelanjutan demi terwujudnya badan peradilan yang agung.
  • Padang, 3 Agustus 2026 - Pengadilan Tinggi Agama Padang menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pengadilan Tinggi Agama Padang ke-68 sekaligus HUT Peradilan Agama ke-144, Senin (3/8/2026). Peringatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan dengan kegiatan pemotongan tumpeng yang dilaksanakan secara serentak bersama satuan kerja Pengadilan Agama di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Padang melalui daring. Kegiatan dipimpin oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang, Dr. Chazim Maksalina, M.H., dan diikuti oleh jajaran pimpinan, Hakim Tinggi, pejabat struktural dan fungsional, serta aparatur Pengadilan Tinggi Agama Padang. Sementara itu, seluruh satuan kerja Pengadilan Agama se-Sumatera Barat mengikuti rangkaian kegiatan dari satuan kerja masing-masing melalui media daring. Peringatan HUT tahun ini menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar Peradilan Agama, khususnya Pengadilan Tinggi Agama Padang. Memasuki usia ke-68, PTA Padang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat integritas, profesionalitas, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas peradilan. Demikian pula dengan perjalanan 144 tahun Peradilan Agama, yang menjadi refleksi atas perjalanan panjang lembaga Peradilan Agama dalam memberikan pelayanan hukum dan keadilan kepada masyarakat. Momentum tersebut diharapkan semakin memperkokoh semangat seluruh aparatur untuk terus beradaptasi, berinovasi, serta memberikan pelayanan peradilan yang semakin cepat, mudah, transparan, dan berkeadilan. Puncak kegiatan ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang. Pada saat yang bersamaan, satuan kerja Pengadilan Agama se-Sumatera Barat turut melaksanakan pemotongan tumpeng di tempat masing-masing dan mengikuti kegiatan secara daring. Pelaksanaan secara serentak ini menjadi simbol kebersamaan dan soliditas antara Pengadilan Tinggi Agama Padang dengan seluruh Pengadilan Agama di wilayah hukumnya. Meskipun berada di lokasi yang berbeda, seluruh satuan kerja tetap terhubung dalam suasana penuh kekeluargaan dan rasa syukur atas perjalanan panjang Peradilan Agama. Melalui peringatan HUT Pengadilan Tinggi Agama Padang ke-68 dan HUT Peradilan Agama ke-144, diharapkan seluruh aparatur Peradilan Agama di Sumatera Barat semakin memperkuat sinergi, menjaga integritas, serta meningkatkan profesionalitas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pencari keadilan. Dirgahayu Pengadilan Tinggi Agama Padang ke-68.Dirgahayu Peradilan Agama ke-144. Semoga Peradilan Agama senantiasa semakin maju, modern, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.

Pengumuman

Artikel

  • Sering kita mengalami ke mandek_an berfikir, kemalasan bertindak dan perasaan _stagnan, biasanya diartikan tiadanya gerakan atau ide untuk bisa lepas dari suatu kejadian. Oleh karena itu kita harus menemukan cara dan menyegarkan kembali rethinking, redoing dan recovering.     Supaya tidak terjebak dalam kondisi kemandekan (pikir), kemalasan (bekerja) dan stagnan (perasaan) kita harus menggali inspirasi.     Apa inspirasi?         Menurut KBBI, inspirasi adalah ilham atau imajinasi yang berbentuk daya cipta atau kreativitas. Menurut English Collins Dictionary, inspirasi adalah stimulasi atau gairah pikiran, perasaan, untuk aktivitas atau kreativitas khusus atau tidak biasa. Dalam Oxford Dictionary mendefinisikan inspirasi sebagai proses yang terjadi ketika seseorang melihat atau mendengar sesuatu yang menyebabkan mereka memiliki ide-ide baru yang menarik atau membuat mereka ingin menciptakan sesuatu, terutama dalam seni, musik atau sastra. Menurut Cambridge Dictonary, inspirasi adalah seseorang atau sesuatu yang memberi ide untuk melakukan sesuatu.          Konsep inspirasi dalam kehidupan kita sehari-hari tentu bukanlah istilah yang asing. Beberapa di antara kita bahkan terus menerus berharap inspirasi datang dan kita bisa melakukan hal-hal baru atau menarik.          Secara sederhana kesimpulannya inspirasi diartikan sebagai sumber penemuan hal-hal menarik dan baru yang menggerakkan seseorang. Inspirasi dianggap berasal dari sesuatu yang supranatural, sesuatu yang ada di luar kendali kita. Beberapa orang mengaku kerap mendengar atau terbesit secara tiba-tiba di pikirannya sebelum menemukan sesuatu yang berarti. Ada pengaruh dan kekuatan transenden yang muncul dalam proses lahirnya inspirasi.          Belakangan peneliti melihat inspirasi sebagai sesuatu yang datang dari luar diri seseorang. Seseorang bisa ke alam, mendengar musik, atau membaca dan semua kegiatan itu berpeluang menghasilkan inspirasi. Sesuatu yang benar-benar bersumber dari luar diri dan memicu timbulnya sesuatu yang mencengangkan.         Para pakar, peneliti, psikolog dan orang yang kompeten banyak menuliskan cara memunculkan inspirasi dari pikiran dan perasaannya. Kiat-kiat yang ditawarkan bermacam-macam, ada  enam, tujuh, delapan bahkan dua belas cara. Di  bawah ini penulis kutipkan 5 cara yang bisa dilakukan untuk menemukan inspirasi, berikut lengkapnya:     1. Santai dan Rielaks         Kreatifitas itu datang ketika kondisi tubuh dan pikiran sedang santai dan relaks. Jika Ide tidak ada atau belum datang janganlah memaksakan diri, yang pada akhirnya malah nanti jadi stress, kondisi seperti ini malah menjadikan kreatifitas hilang. Regangkan otot, regangkan syaraf, nikmati udara sekitar, tarik nafas, hembuskan, mungkin bisa mencoba lebih menenangkan diri dengan menjadi natural. Kondisi di sekitar yang hening membantu kita berfikir. Setelah kita melakukan tahapan ini, maka lanjutkan ke langkah berikutnya. Yakni menjelajahi pikiran berimajinasi.     2. Jelajahi Pikiran          Yang membedakan orang jenius dengan orang pada umumnya sebetulnya hanya di imajinasi , orang pada umumnya hanya menjalankan kehidupan berdasarkan realitas yang ada, sedangkan si jenius membangun suatu konsep yang belum pernah ada sebelumnya. Meskipun sesuatu itu sendiri berdiri di atas konsep yang sudah ada di alam sekitarnya. Sebagai contoh, yang dilakukan oleh Abbas Ibnu Firnas ilmuwan muslim di zaman kekhilafahan Abbasiyah yang menemukan konsep pesawat terbang sekaligus mengimplementasikan konsepnya di temukan 800 tahun sebelum Wilbur Wright dan Orville Wright (Wright bersaudara) mengadopsinya dan merealisasikannya dalam pesawat terbang masa kini. Dari mana konsepnya? Dari mengamati bagaimana burung terbang, meneliti bentuk sayap yang aerodinamis .     3. Banyak Belajar dan Referensi     Seorang yang kreatif pun tentunya tidak akan pernah berhenti belajar akan banyak hal, apabila diperhatikan ilmuwan-ilmuwan pun memiliki banyak sekali referensi yang menunjang keilmuwannya. Semakin tinggi keilmuannya, maka bisa dipastikan semakin banyak juga referensi yang dimilikinya. Dengan demikian, banyak belajar dan memiliki banyak referensi akan menunjang daya kreatifitas.     4. Komunikasi dan Bersosialisasi     Ide dan kreatifitas pun biasanya muncul ketika kita bersosialisasi dengan banyak orang. Hal-hal sederhana bisa memicu kreatifitas yang luar biasa. Contoh ketika Dustin Moskovitz berbincang dengan Mark Zuckerberg perihal status seorang teman wanitanya, masih single atau tidak. Mark Zuckerberg menjawab bahwa tidak ada seorang pun yang mau ke mana-mana menggunakan papan di tempel di bajunya untuk menjelaskan statusnya. Nah dari sinilah ide muncul, yang akhirnya menjadi salah satu fitur bermanfaat di facebook, yakni fitur status seseorang. Yang jelas ide mengalir begitu saja ketika  berkomunikasi dan bersosialisasi dengan orang-orang yang bahkan beda bidangnya dengan kita.    5. Ide Datang Dengan Sendirinya lalu  Improvisasikan       Sepercik ide yang datang pun bila kita improvisasi maka akan menghasilkan ide-ide luar biasa selanjutnya. Asal tidak lupa untuk mencatatnya ke dalam secarik kertas atau  handphone atau apapun, jangan sampai ide muncul kemudian tidak mencatatnya. Karena bisa hilang dengan cepat.     Itulah 5 cara menemukan inspirasi yang bisa  diaplikasikan. Teruslah bergerak dan temukan cara yang paling solutif menurut versi kita. Kita juga bisa menemukan inspirasi dengan belajar melalui berbagai platform yang sesuai dengan bidang kita. Semoga bermanfaat. Dirangkum dari berbagai sumber. Wallahu a'lam bi showab Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad wa 'ala alihi wa sohbihi ajma'in Wass ww Selamat pagi, salam sehat, solid, speed, smart Padang, 4 Agustus 2026

Berita PA se-Sumatera Barat

  • Batusangkar, 03 Agustus 2026 Pengadilan Agama Batusangkar mengikuti kegiatan Re-Launching Website Pengadilan Tinggi Agama Padang yang dirangkaikan dengan penutupan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pengadilan Tinggi Agama Padang, HUT ke-81 Republik Indonesia, dan HUT ke-81 Mahkamah Agung Republik Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid, dengan peserta yang hadir langsung di Pengadilan Tinggi Agama Padang serta diikuti secara daring melalui Zoom Meeting oleh seluruh Pengadilan Agama se-Sumatera Barat. Dari Pengadilan Agama Batusangkar, kegiatan diikuti di Ruang Media Center oleh Ketua Pengadilan Agama Batusangkar, Hakim, Panitera, serta Plh. Sekretaris. Keikutsertaan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap komitmen Pengadilan Tinggi Agama Padang dalam memperkuat transformasi digital dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi di lingkungan peradilan agama. Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang menyampaikan bahwa re-launching website ini bukan sekadar perubahan tampilan, tetapi menjadi langkah awal dari komitmen Pengadilan Tinggi Agama Padang untuk terus melakukan berbagai kemajuan dan inovasi dalam mendukung pelayanan peradilan yang modern. Website yang baru diharapkan mampu menjadi media informasi yang lebih informatif, responsif, dan mudah diakses oleh masyarakat maupun seluruh satuan kerja di bawah wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Padang. Beliau juga menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi antara Pengadilan Tinggi Agama Padang dengan seluruh Pengadilan Agama se-Sumatera Barat. Sebagai salah satu bentuk implementasi kolaborasi tersebut, website yang baru kini menyediakan kolom khusus berita Pengadilan Agama, sehingga setiap satuan kerja dapat mempublikasikan kegiatan, inovasi, dan berbagai capaian kepada masyarakat melalui portal resmi PTA Padang. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat sinergi, meningkatkan keterbukaan informasi publik, serta memperluas jangkauan publikasi di lingkungan peradilan agama. Keluarga besar Pengadilan Agama Batusangkar mengucapkan selamat dan sukses kepada Pengadilan Tinggi Agama Padang atas re-launching website resminya. Semoga website yang baru menjadi sarana informasi yang semakin inovatif, mempererat kolaborasi antar satuan kerja, serta mendukung terwujudnya pelayanan peradilan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Sejalan dengan semangat transformasi digital tersebut, Pengadilan Agama Batusangkar siap mendukung setiap inovasi yang dikembangkan oleh Pengadilan Tinggi Agama Padang. Melalui sinergi yang kuat dan pemanfaatan teknologi informasi secara optimal, diharapkan kualitas pelayanan peradilan agama di Sumatera Barat terus meningkat serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan. (FY)  
  • PA-Padang|| Selasa, 04 Agustus 2026, Pengadilan Agama Padang mengikuti kegiatan Pembinaan dan Pengawasan yang dilaksanakan oleh Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Padang secara daring melalui aplikasi E-BINWAS (Electronic Pembinaan dan Pengawasan). Kegiatan ini menjadi awal pelaksanaan pembinaan dan pengawasan daerah Triwulan III Tahun 2026 yang dilaksanakan secara elektronik sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola peradilan yang efektif, transparan, dan akuntabel. Kegiatan diikuti langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Padang, Ibu Anneka Yosihilma, S.H., M.H., didampingi Panitera beserta para Panitera Muda, serta Sekretaris bersama para Kepala Subbagian. Seluruh peserta mengikuti rangkaian pembinaan dan pengawasan secara virtual dengan penuh perhatian sebagai bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan manajemen peradilan, administrasi perkara, administrasi persidangan, dan administrasi kesekretariatan serta keterbukaan informasi dan layanan publik. Pelaksanaan pembinaan dan pengawasan dipimpin oleh tim pengawas dari Pengadilan Tinggi Agama Padang yang terdiri atas Drs. Salwi, S.H. selaku Hakim Tinggi, H. Masdi, SH selaku Panitera Muda Hukum, serta Millia Sufia, S.E., S.H., M.M., C.Md. selaku Kepala Subbagian Rencana Program dan Anggaran. Dalam pembinaannya, tim pengawas menyampaikan arahan, evaluasi, serta penguatan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi satuan kerja agar senantiasa berjalan sesuai ketentuan yang berlaku serta memenuhi standar kualitas yang ditetapkan Mahkamah Agung. Melalui aplikasi E-BINWAS, proses pembinaan dan pengawasan dilaksanakan secara lebih efektif, terukur, dan terdokumentasi. Pemanfaatan aplikasi ini memungkinkan setiap eviden pengawasan diunggah dan diverifikasi secara elektronik, sehingga mempermudah proses monitoring, evaluasi, serta tindak lanjut hasil pengawasan secara berkelanjutan. Dalam arahannya, Hakim Tinggi Pengawas Pengadilan Tinggi Agama Padang, Drs. Salwi, S.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan pembinaan dan pengawasan bukan semata-mata untuk menilai kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, tetapi juga bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas kinerja dan pelayanan pada Pengadilan Agama Padang. Melalui pembinaan dan pengawasan yang berkesinambungan, setiap aspek penyelenggaraan peradilan diharapkan terus mengalami perbaikan sehingga mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan berkeadilan kepada masyarakat pencari keadilan. Oleh karena itu, seluruh jajaran Pengadilan Agama Padang diharapkan dapat menjadikan hasil pembinaan dan pengawasan sebagai bahan evaluasi untuk melakukan penyempurnaan secara berkelanjutan dalam mewujudkan peradilan yang modern, profesional, dan berintegritas.  
Laporan Triwulan II 2026
IKM 3.91
IPKP 3.93
IPAK 3.98

Jumlah Responden: 52

Pria 24
Wanita 28

Tingkat Pendidikan:

SMA/SMK 5
Diploma 8
S1 29
S2 9
S3 1
Statistik Pengunjung
Hari Ini 0
Kemarin 1,607
Total Pengunjung Unik 13,594
Total Hits 13,898
Lokasi Kami
Hubungi Kami

Jl. Bypass Km. 24, Kel. Batipuh Panjang, Kec. Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat

(0751) 7054806

Media Sosial
Jam Pelayanan

Senin - Kamis (08.00 - 16.30 WIB)

Jumat (08.00 - 17.00 WIB)

© 2026 AAP. All Rights Reserved. Dikembangkan dengan penuh cinta oleh AAP
Access CCTV Online